Cara Membuat Umpan Tiruan Sendiri

Mancing tidak selamanya harus menggunakan umpan alami atau umpan hidup istilah yang bagi senior mancing nyebutnya livebait.Umpan mancing menentukan keberhasilan kita untuk mengangkat mahkluk air ini selain dari faktor keberuntungan,tentunya ikan yang akan menjadi sasaran adalah jenis predator.Ada beberapa jenis Ikan predator yang hidup di air tawar misalnya Hampala,gabus,bawal.sedangkan untuk dilaut hampir kebanyakan adalah ikan jenis predator,namun tidak semuanya.Nah supaya cacing di pekarangan rumah tetep terjaga kelestariannya dan tidak perlu membeli udang atau umpan hidup yang lainnya maka inisiatif lain kita menggunakan umpan buatan atau lure.Lure merupakan sebuah umpan tiruan yang terbuat dari kayu,plastik,ataupun mika.Bentuk dari lure bermacam-macam,misalnya ikan,katak atau serangga

Maka berdasarkan pengalaman ini saya akan mencoba berbagi ilmu tentang cara membuat lure sendiri untuk memancing dengan cara casting .Sebelum langkah-langkah pembuatan yang perlu kita perhatikan supaya lure yang akan kita buat sesuai dengan apa yang yang kita harapkan,yaitu dapat menarik daya tarik ikan untuk memakannya.Untuk membuat lure sendiri yang perlu disiapkan adalah bahan-bahan sbb:

1.kayu ( disini saya menggunakan kayu sisa packing barang kiriman )
2.Lem perekat jenis Epoxy
3.Kawat stain less anti karat,bisa kawat dari bahan nikelin ( saya mengunakan kawat untuk penjepit kertas )

Alat-alat:
1.pisau cutter
2.gergaji besi
3.amplas halus
4.pensil/spidol
5.cat warna putih sebagai dasaran,warna lain sesaui selera

Pertama-tama gambarlah model bentuk pada permukaan kayu menggunakan pensil/spidol,bisa bentuk ikan atau serangga.Kemudian potonglah kayu sesuai dengan gambar td dengan gergaji,setelah terpotong bentuklah menggunakan pisau cutter kayu sesuai desain yang telah digambar.Setelah jadi sesuai bentuk,amplas supaya permukaan kayu menjadi halus,agar proses pengecatan badan lure menjadi sempurna.


Setelah jadi membentuk badan lure kemudian belahlah pada sisi bawah badan lure dari leher hingga ekor,belahan ini nantinya untuk menempatkan kawat.Bentukleh kawat bekas dari penjepit kertas untuk lubangtrebel hook swivel dan trebel hooknya.Setelah pembentukan kawatnya jadi kemudian sisipkan kawat tersebut pada lubang sayatan body lure,jangan lupa berikan pemberat dari timah atau bola besi bekas bearing ditengahnya.Tujuannya supaya gerakkan lure bisa megal-megol menyerupai ikan yang asli,setelah itu tutup lubang dengan lem expoxy.


Kemudian rapikan bekas lem dengan amplas.Untuk memastikan gerakan lure sudah sesuai atau belum bisa kita coba dulu di bak mandi atau kolam depan rumah,bila gerakkan lure belum sesuai maka perlu disesuaikan timah pemberat ( dikurangi atau ditambah beratnya)sampai ketemu berat yang ideal.
Proses terakhir adalah pengecatan,gunakan cat warna dasar putih kemudian warna finishing sesuai selera kita,namun buatlah warna body lure semenarik dan semirip mungkin dengan warna ikan yag asli.


Jadi juga deh lure buatan sendiri,tinggal dicobain aja di kolam bawal,dikali atau laut yang banyak ikan predatornya.Selamat mancing dengan lure buatan sendiri.

Berikut gambar urut-urutan cara pembuatan lure :

1.Membuat desain gambar ikan pada kayu

2.Kayu yang sudah dibentuk menyerupai ikan

3.Bagian bawah lure diberi lubang sayatan untuk menempatkan kawat

4.Cara membuat simpul kawat untuk leader dan treeblehook

5.Cara menempatkan kawat pada badan lure

6.Proses pengecatan

7.Proses pengeringan

8.Lure yang sudah jadi siap untuk dicoba

Mata Pancing / Mata Kail

Mata Pancing


Mata pancing sangat banyak jenis, ukuran, bahan dan peruntukkannya. Kan tidak mungkin memancing mujair dengan kail patin dan sebaliknya.
Mata pancing tersedia mulai dari model single hook, double hook, treble hook hinga model garong (mata kail lebih dari 3).

Merek dan harganya juga sangat bervarisi, mulai dari Rp. 100,- per mata kail hingga RP. 15,000,- per mata kail-sekali lagi tergantung ukuran, bahan dan mereknya.

Single Hook 


Gambar diatas menunjukkan berbagai macamkail dalam beragam ukuran, bentuk dimana
masing masing mempunyai peruntukkan khusus.
gambar kiri menunjukkan single hook dan gambar kanan menunjukkan treble hook
Nenek moyang kita membuat kail dari 2 tulang yang ditajamkan dan disatukan dengan lilitan akar pohon/kain membentuk sudut hampir 45 derajat.
Mata Pancing Zaman Batu

Kalau anda penasaran sebenarnya dulu nenek moyang kita bagaimana mancingnya, ini saya tunjukkan kail model jaman batu.

Dalam penggunaan moderen, kail sudah berubah banyak mengikuti umpan. Satunya adalah assist hook yang dipasangkan pada metal jig untuk jigging.

Mata Kail Jigging

Untuk keperluan jigging, kail biasanya digunakan ukuran besar dan diikat dengan kevlar yang lebih tahan gigit dan lebih kuat dibanding nylon namun menawarkan kelenturan layaknya kain, tidak seperti kawat neklin/ baja solid.

Untuk memancing tenggiri/ bawal/alu-lau/barracouta/barrakuda dan ikan-ikan bergigi tajam lainnya kita bisa mensubtitusi juga dengan kawat baja berukuran kecil. Cukup ukuran kecil karena kekuatannya sudah sangat besar. Ini contoh rangkaian kail dengan kawat baja.
Mata Kail



Tips Memilih Joran


KeSalahan memilih joran pancing, boleh menyebabkan kejadian yang tidak kita inginkan disaat sedang memancing. Misal, joran patah, tidak nyaman digunakan dalam genggaman, dll. So, apa yang harus diperhatikan dalam memilih (membeli) joran pancing ? sedikit tips disini mungkin bisa membantu anda:
Dimana lokasi anda akan memancing, menentukan pilihan joran pancing. Jika anda akan memancing di laut, lebih baiknya anda memilih joran yang biasa tergabung dengan reel didalamnya. Bisa yang include atau bisa anda cari secara terpisah. Mengapa ? karena lokasi laut membutuhkan senar (benang pancing) yang panjang. Jadi anda perlu tempat untuk senar (benang pancing) anda. Disisi lain, sifat ikan yang perlu fight untuk mengangkat ke permukaan.
bila berbelanja di toko pancing, Pilihlah jenis joran batangan jika lokasi memancing ada di sungai-sungai dangkal, kolam pancing, maupun di tepi-tepi danau. Hal ini untuk memudahkan anda dalam menghandle joran pancing. Tidak ada aturan memang untuk menggunakan jenis joran ini di tempat-tempat tersebut. Namun, banyak testimoni dari pemancing yang enjoy/lebih senang menggunakan jenis joran batangan ini
Pilihlah ring guide yang mempunyai dasar berlapis keramik. Mengapa ? karena jika terjadi gesekan pada saat terjadi Fight, kemungkinan tali pancing (senar) putus akan berkurang. Lain halnya jika anda memilih cincin tali pancing yang berdasar besi atau logam-ligam lain yang mudah berkarat. Hal ini bisa membuat tali pancing anda putus karena gesekan yang terjadi.
Diameter dari joran juga tidak kalah pentingnya dalam penentuan ini. Karena joran dengan diameter besar, sangat tidak nyaman di pegangan ketika tangan sang pemancing lebih kecil

Zat Anti Karat Pada Mata Pancing

Macam – Macam Zat Anti Karat Pada Mata Pancing atau Kail
Setiap mata pancing yang kita beli terkadang memiliki warna yang beraneka macam, ada yang hitam, kuning, ada juga yang putih keperakan. Untuk mengetahui gunanya anda perlu mengetahui pula zat – zat anti karat apa saja yang dipakai sebagai pelapis dari pancing tersebut.
Zat ini merupakan zat yang diberikan secagai proses finishing terhadap mata pancing atau kail sebelum dipasarkan. Penggunaannya yang paling utama adalah sebagai zat anti karat. Ada sepuluh cara membuat finishing pada mata pancing atau kail:
  • Bronzed : Pancing yang di beri cairan logam khusus berwarna kecoklatan
  • Bright Finish : Pancing diberi cairan logam khusus yang warnanya terang.
  • Cadmium finish : Pancing yang diberi lapisan logam cadmium
  • Japanned : Pancing yang diberi lapisan email hitam, pancing menjadi lebih kuat terhadap karat yang disebabkan oleh air laut.
  • Tinned : Pancing yang dilapisi permukaan seluruhnya dengan ter panas.
  • Coppered : Seluruh mata pancing diberi lapisan tembaga, cara ini merupakan cara yang paling umum untuk membuat pancing yang diperuntukkan pada pemancingan air tawar.
  • Gold finish : Mata pancing yang dilapisi dengan emas. Jenis ini paling banyak hanya digunakan sebagai koleksi saja.
  • Silver finish : Mata pancing yang seluruhnya deberi lapisan perak, juga kebanyakan digunakan sebagai hiasan saja.
  • Blued : Mata pancing yang di oksidasi dengan cairan khusus sebagai pencegah karat. Namun harganya jadi terlalu mahal.
Mata pancing atau kail sangatlah perlu diberi berbagai variasi zat anti karat. Sebab penggunaan zat ini akan bermanfaat pada pemancing yang tidak perlu terlalu sering mengganti kailnya karena tumpul.

Umpan Tiruan Dan Penggunaannya

Umpan Tiruan Dan Penggunaannya

Setelah banyak membahas peralatan / piranti dalam memancing, posting kali ini akan membahas mengenai umpan tiruan yang ada dan biasa dipakai dalam memancing, baik lokal maupun para pemancing manca negara. Pada dasarnya umpan tiruan adalah dikhususkan untuk memancing jenis ikan predator yang mana menjadikan ikan - ikan kecil tertentu sebagai menu utamannya.
Nah ini dia beberapa jenis umpan tiruan / buatan beserta beberapa penggunaan yang sesuai :


a. Floating Plug
     - Terbuat dari bahan yang sifatnya ringan, bisa plastik atau alumunium tipis. Biasa disebut minnow
     - Type umpan yang mengambang diatas permukaan air
     - Panjang umpan 3 - 34 cm, dengan berat 2 - 100 gr
     - Penggunaan mencari ikan yang bnayak makan di daerah sekitar terumbu karang
     - Cocok dalam pemakaian Teknik Mancing secara :   PoppingTrolling

Floating Artificial Lures / Umpan palsu
Beberapa Contoh Floating Plug




b. Sinking Plug
     - Terbuat dari bahan yang berat, hampir sama dengan metal Jig

     - Type umpan yang melayang (ditengah air) dan tenggelam (didasar air)
     - Panjang umpan 7 - 34 cm, dengan berat 7 - 130 gr
     - Cocok dalam pemakaian Teknik Mancing secara :  Jingging, Casting 

Sinking Artificial Lures / Umpan palsu
Beberapa varian dari Singking Plug
c. Rapping Plug
     - Type umpan yang melayang di tengah - tengah air. hapi sama dengan type vibration.
     - Dalam penggunaannya, Rapping plug dapat bergerak zig - zag sehingga akan terlihat seperti ikan hidup sungguhan
     - Panjang umpan 4 - 10 cm, dengan berat 5 - 27 gr
     - Cocok dalam pemakaian Teknik Mancing secara : Casting 

Rapping Plug Artificial Lures / Umpan palsu
d. Popping/ Popper
     - Type umpan yang mengapung diatas permukaan air
     - Dalam penggunaannya, Poper yang didesing khusus dengan bagian depan (mulut) yang lebar dan terbuka, memberikan efek percikan air yang dilewatintya. hal ini mampu memberikan efek tertarik bagi ikan lain, yang kadang diartikan sebagai ikan yang hendak mati / kondisi lemah
     - Panjang umpan 4 - 34 cm, dengan berat 5 - 100 gr
     - Cocok dalam pemakaian Teknik Mancing secara :  Popping, Trolling 

Popper Artificial Lures / Umpan palsu
e. Konahead
     - Terbuat dari bahan karet, yang berbentuk menyerupai cumi - cumi.
     - Dalam penggunaannya, bagian yang terbuat dari karet (seerti rumbai) ini mampu mengambang dan membentuk gerakan seperti cumi - cumi hidup yang sedang berjalan
     - Panjang umpan 10 - 20 cm, dengan berat 5 - 20 gr
     - Cocok dalam pemakaian Teknik Mancing secara :  Trolling 

konahead Artificial Lures / Umpan palsu
f. Squid
     - Terbuat dari bahan kayu ringan atau juga plastik.
     - kebanyakan bentuknya menyerupai udang - udangan
     - Panjang umpan 7 - 11 cm, dengan berat 10 - 18 gr
     - Cocok dalam pemakaian Mancing : Ikan Cumi - cumi   


Squid Artificial Lures / Umpan palsu
g. Spoon
     - Berat, pada umumnya terbuat dari bahan metal. biasa disebut pula dengan istilah Metal Jig
     - Umpan akan pada posisi tenggelam, Posisi badan umpan mengkilat
     - Panjang umpan beragam , dengan berat mencapai 14 - 35 gr
     - Cocok dalam pemakaian Teknik Mancing secara :  Jingging, Casting 


 Spoon Artificial Lures / Umpan palsu
h. Spinner
     - Umpan yang sudah dilengkapi atau divariasikan dengan spoon/blade dan bulu-bulu.
     - Cara Kerjanya :  spoon tersebut akan berputar mengelilingi lure didalam air, sehingga menimbulkan getaran atau dengung suara yang akan membuat ikan-ikan mendekat.
     - Panjang umpan 7 - 13 cm, dengan berat 5 - 18 gr
     - Cocok dalam pemakaian Teknik Mancing secara :  Trolling, dan mancing didanau 

Spinner Artificial Lures / Umpan palsu
i. Flies
     - Umpan yang sudah divariasikan dengan bulu-bulu dan didesign menyerupai bentuk serangga.
     - Umpan bersifat ringan sehingga akan mengambang dipermukaan air menyerupai serangga asli.
     - Panjang umpan 5 - 13 cm, dengan berat 3 - 9 gr

j. Umpan Karet
     - Umpan yang terbuat dari bahan karet.
     - Memiliki sngat banya variasi bentuk tiruan, mulai dari katang, udang, cumi, dls
     - Panjang umpan 3 - 8 cm, dengan berat 1 - 3 gr
    

Artificial Lures / Umpan palsu

Nah ini sedikit Informasi mengenai umpan - umpan tiruan yang sudah berhasil dikumpulkan dari berbagai sumber yang ada. Semoga menambah masukan ilmu dan juga jangan lupa untuk sambil melengkapi, dikarenakan kesadaran dalam postingan kali ini mungkin terdapat kekurangan, dan terlebih mohon koreksi dari pada Master dunia PEMANCINGAN..

10 Teknik Dasar Memancing

10 Teknik Dasar Memancing

Memancing memang sebuah hobi yang menyenangkan namun banyak dari kita yang belum paham benar teknik-teknik dasar dalam memancing, ya meskipun termasuk dalam hobi akan lebih afdol jika kita mengetahui teknik dasar dalam memancing, berikut 10 teknik dasar memancing :

1. Persiapkan Umpan yang Merangsang




Gunakanlah umpan dengan daya tarik berupa rangsangan rasa, bentuk, warna, bau dan gerakan. umpan dapat berupa umpan asli atau umpan tiruan (lure), umpan tiruan biasanya di pakai pada saat memancing di laut.

2. Melempar atau Melontar Umpan


Kunci sukses acara mancing juga ditentukan oleh teknik lontaran. Lontaran harus jatuh pada titik yang tepat, Pegang joran tegak lurus searah badan, arahkan mata ke titik tempat jatuhnya umpan. Gerakkan joran dengan gerakan siku ke arah depan hingga kenur tegak lurus dengan air, ayunkan umpan ke arah belakang. Bila saat itu anda masih ragu, gerakan joran kembali kedepan. Kembali ayunkan umpan ke belakang dengan menggerakkan joran lurus dengan kepala. Saat umpan terayun ke belakang, lontarkan umpan bersamaan dengan arah balik ayunan umpan ke depan dengan gaya seperti menyabet dengan joran, jangan lupa melepas kenur yang tadi anda tahan dengan jari. Bila gerakan dilakukan secara benar maka anda tak akan kecewa dengan hasil lontaran, berlatihlah terus hingga dirasa telah cukup.

3. Isyarat Kenur

Pada rangkaian glosor atau kenur bebas (free lining) lainnya, gerakan umpan yang dimakan ikan, getarannya langsung disalurkan ke kenur. Setelah umpan dilontarkan, gulung kenur sedikit, taruhlah joran pada cagak joran (rod rest) atur kenur agar menegang namun janganlah terlalu kencang, agak kendor sedikit. Perhatikan kenur yang memasuki air karena di sini getarannya dapat terlihat jelas. Ada 2 kondisi dimana kita harus segera menggentak joran: Tanpa isyarat awal, tiba-tiba saja kenur terangkat dan bergerak menjauh. Kenur yang tegang tadi tiba-tiba menjadi kendor. Keadaan lain yang dapat dideteksi seperti kenur yang bergerak-gerak mengencang. Keadaan lain yang dapat dideteksi seperti kenur yang bergerak-gerak mengencang dan mengendur, gerakan yang amat halus dapat anda rasakan dengan memposisikan jari telunjuk pada kenur, pada keadaan yang ekstrim joran dapat turut tercebur ke air makanya disarankan mengikatkan tali pengaman pada joran bila memancing menggunakan rangkaian ini di danau atau perairan yang dalam lainnya.
4. Menggentak Joran




Agar ikan dapat terkait saat umpan termakan, setelah adanya deteksi gigitan yang diurai di atas tadi. Anda perlu menggentak joran (strike) terutama bila rangkaian yang digunakan berpelampung. Gerak menggentak joran dapat digolongkan sebagai gerakan yang refleks. Untuk itu latihlah gerak refleks anda, sehingga tangan terlatih untuk segera meraih joran. Raih joran dengan memegangnya pada pangkal joran tepat di dudukan ril penggulung, posisi jari telunjuk ada didepan gagang penggulung jari lain berada di belakangnya. Gerakkan joran jauh ke arah belakang kepala secara cepat, usahakan jangan mengendurkan kenur dan baca gerak ikan dan mulailah mengajarnya. Gerak menggentak yang benar adalah melawan arah kenur. Pada lokasi alam, lontaran dapat saja jauh di arah kanan atau kiri dari posisi kita. Bila lontaran arah ke kiri, gentakan adalah ke belakang kanan. Bila lontaran arah ke kanan, gentakannya ke belakang kiri. Pada empang pemancingan lontaran umpan hanya ke arah depan saja, karena sebelah kanan kiri ditempati orang.

5. Menaklukan Ikan




Menaklukkan ikan adalah saat yang paling asyik dan so pasti kritis. Gerakan ikan yang berontak melebihi kekuatan putus kenur (breaking strength) dapat menyebabkan kenur putus. Setel drag pada posisi setengah dari posisi mati (terkunci penuh) atau sesuai perkiraan anda sendiri, jangan biarkan drag dalam keadaan terkunci penuh. Biarkan ikan yang terpancing melarikan kenur. Arahkan joran berlawanan dengan arah lari ikan. Bila ikan merubah arah, segera gulung ril anda, coba menambah tekanan drag. Namun bila tenaga ikan masih besar, kurangi posisi drag dan biarkan ikan kembali melarikan kenur. Ubah segera posisi joran bila ikan berusaha lari ke arah lain. Posisi joran harus selalu berlawanan dengan arah ikan. Jangan panik, lakukan gerakan tarik ulur ini secara sabar terutama untuk ikan yang berukuran besar. Akibat daya lentur joran dan setelah beberapa kali tarik ulur ikan akan menjadi lemah, segera gulung kenur dengan gerakan memompa. Artinya gulung kenur dengan cepat dibarengi dengan menurunkan posisi joran ke arah air hingga sejajar. Angkat joran dengan gerakan siku anda, gulung kembali ril dengan cepat seperti tadi dengan teknik pemompaan. Bila ikan telah dekat, anda harus ekstra hati-hati terhadap gerakan tiba-tiba ikan yang berontak, yang penting posisi drag ril anda jangan sampai terkunci penuh supaya kenur dapat dilarikan ikan bila ternyata masih mempunyai sisa tenaga yang besar. Bila yang anda kenai ternyata ikan yang berukuran super, maka sebenarnya perlawanan adalah saat ikan sudah begitu dekat dengan anda. Karateristik ikan mas yang besar biasanya dari tengah kolam anda dapat menariknya dengan mudah hanya saja terasa berat. Gulung kenur secara hati-hati gunakan perasaan anda menghadapi perlawanannya. jangan berusaha melawannya bila ikan masih berontak , mainkan saja dengan hati-hati untuk mengurangi tenaganya yang besar, bila ikan telah mendongak jangan gulung kenur anda karena akan menyebabkan ikan kembali tenggelam dan melawan. Tetapi tetaplah pertahankan posisi ikan yang telah mendongak tadi, dan untuk mendekatkannya ke tepi kolam, melangkahlah mundur hingga posisi ikan dapat dengan mudah diserok

6. Melepas kail


Berhati-hatilah saat melepaskan kail, kalau menancap pada tangan anda akan sulit untuk melepaskannya. Gunakan lap untuk memegang badan ikan yang licin, biarkan ikan menggelepar pada serokan, bila ikan terdiam pegang ikan dengan tangan kiri, tekan agak keras bagian perut dengan jempol kiri anda. Ambil tang atau alat khusus pelepas kail (Disgorger) apabila tak ada pegang kail yang menancap dengan jari telunjuk dan jempol kanan lalu tarik kail mengikuti arah lengkungannya, bila agak sulit dorong kail terlebih sebelum mencoba membukanya lagi. Bila kail tertelan terlalu dalam dan anda tak membawa alat pelepas kail, carilah ranting pohon yang kira-kira masuk ke mulut ikan, ikutilah arah kenur pancing lalu dorong kailnya hingga terlepas dan keluarkan kail berbarengan dengan ujung ranting yang yang masuk ke mulut ikan.

7. Perhatikan Kondisi air




Perhatikan kekeruhan dan kejernihan air apabila ingin memancing di laut, waktu yang baik untuk memancing ketika air laut berwarna bening, berwarna biru cerah dan matahari bersinar terik. hindari memancing saat suhu laut dingin karna ikan laut sedang tidak berselera makan.

8. Pemilihan waktu memancing yang tepat




Pemilihan waktu memancing yang tidak tepat dengan ikan yang ada incar dapat membuat kegiatan memancing anda gagal total. Dengan memahami kebiasaan ikan, anda akan memperoleh hasil pancingan sesuai keinginan.

9.  Memancing dengan aman




Memancing sangat menyenangkan sekaligus menantang namun jangan lupa soal keamanan diri saat kita memancing. bila anda memancing di sungai atau danau janganlah berpijak pada batu yang licin ataupun tanah yang gembur karna dapat mengakitbatkan anda terjatuh, dan apabila anda memancing di laut gunakanlah perlengkapan keamanan seperti jaket pelampung dan gps agar anda terhindar dari bahaya.
10. Enjoy dan nikmati saat-saat dalam memancing



Kesabaran adalah hal yang paling di uji saat kita memancing, tak selelu umpan kita cepat di sambar ikan. Namun saat-saat menunggu umpan tersebut kita tetap dapat enjoy dan menikmatinya. seperti menikmati suasana alam tempat kita memancing atau dengan cara membaca majalah ataupun bacaan lainnya.F

PANDUAN MEMILIH UMPAN TIRUAN


PANDUAN MEMILIH UMPAN TIRUAN

Dalam memilih umpan tiruan kita harus memberi fokus terhadap keberkesanan untuk ikan pemangsa melakukan strike. Jadi faktor yg dipanggil tindakbalas titik menyerang perlu dipanggil kira. Ikan pemangsa tidak menyerang dengan sewenang2nya. Mereka juga mempunyai strategi dan teknik ketika melakukan serangan. Titik serangan ini dapat membantu serangan yg berkesan. Kajian yg telah dilakukan secara umumnya menyatakan bahawa ketika menyerang dan menghadapi serangan mata mangsa dan mata pemangsa yg dikenali sebagai titik mata memainkan peranan paling utama. Anak mata pemangsa akan menjadi besar ketika didalam ketakutan untuk menghadapi serangan. Anak mata pemangsa pula akan menjadi kecil ketika dalam posisi menyerang. Ini merupakan petanda awal yg membuatkan pemangsa menjadi begitu ghairah untuk menyerang mangsa.

Seperkara lagi apabila didalam ketakutan arah anak mata mangsa yg membesar akan menjurus terus kedepan selari dengan tubuhnya dan ini akan memberikan jangkaan sudut serangan yg akan dilakukan oleh pemangsa apabila mangsa cuba untuk melarikan diri.
Oleh itu jika anda ingin membeli umpan tiruan pastikan dua faktor ini menjadi pilihan utama anda:-

1) Anak mata umpan tiruan biasanya berwarna hitam hendaklah besar bulatannya serta mepunyai lilitan hitam disekelilingnya yg bersifat kontras atau berlawanan dengan warna latarbelakang nya.

2) Kedudukan arah anak mata yg hitam itu hendaklah lebih mengarah ke hadapan seolah2 memandang kehadapan muncung saperti sedia hendak lari. Biasanya mengarah tempat tali dikat.

3) Untuk pemilihan warna sila lihat artikel dibawah.

 
PEMILIHAN WARNA DAN KESANNYA

Pada dasarnya hampir semua jenis ikan tidak berupaya untuk melihat dan membezakan warna. Ikan hanya dapat melihat didalam bentuk perbezaan kontras yg dihasil oleh dua warna yg berbeza. Jika sesuatu warna itu lebih gelap dari yg satu lagi maka akan terbentuklah dua kontras yg berbeza dan ini akan meningkatkan daya tarikan ikan pemangsa. Hasil kajian hanya tiga warna saja benar2 begitu berkesan untuk menarik minat ikan2 pemangsa. Warna tersebut adalah warna hijau terang, kuning terang dan jingga ( oren) terang. Warna2 ini hendaklah dikombinasikan dengan warna2 gelap lain yg dapat membentuk kontras yg baik.Oleh itu mana2 umpan tiruan yg mengandungi kombinasi warna2 ini cukup baik untuk digunakan. Pilihlah warna2 yg terang dan jelas.

PENGARUH KEDALAMAN DAN KEJERNIHAN AIR

Pengaruh kedalaman air juga akan mempengaruhi spektrum warna umpan tiruan. Spektrum warna adalah saperti warna pelangi. Jika dicampur kesemua warna ini ianya akan membentuk hanya satu warana iaitu putih. Jika kita memancarkan satu cahaya kedalam air yang dalam warna ini sedikit demi sedikit hilang dari pandangan berdasarkan kepada kedalamanya. Pada kedalaman 10 kaki, warna putih akan terlebih dahulu hilang, diikuti dgn merah masih kekal, diikuti dgn oren menjadi samar2 dan kuning akan menjadi pudar. Pada kedalaman 75 kaki warna kuning akan kelihatan hijau kebiruan dan warna yg kelihatannya hanya biru, ungu dan lembayung. Bila melebehi 150 kaki semua warna akan hilang kecuali ultra lembayung yg tidak kelihatan dimata kasar. Akan tetapi warna neon yg mengandungi flourescene akan bertambah cerah kelihatan lagi dalam kedalam air.

Semua pengaruh warna juga bergantung kpd kadar kejernihan air. Oleh kerana kejernihan sentiasa berubah maka warna yg sentiasa dpat dikekal didalam situasi ini hanya lah kobinasi warna merah dan jingga (oren) akan tetapi ianya tidak boleh melebehi kedalaman 20 kaki.

Sebagai rujukan dan panduan warna kejenihan air perkara berikut hendaklah diambil kira bila memilih warna umpan tiruan:-

1) Sangat jernih : Warna umpan tiruan hendaklah kombinasi warna putih atau clear dgn warna spektrum yg lain. Semua warna dapat dilihat di kedalaman 10 kaki.

2) Jernih : Biru paling jelas kelihatan dan diikuti dgn putih. Semua warna spektrum yg lain TIDAK akan kelihatan dengan jelas di kedalaman 10 kaki.

3) Warna air hijau: Hijau yang paling jelas kelihatan.

4) Air kelihatan saperti air teh : Jingga (oren) dan hijau paling jelas kelihatan. Merah kurang jelas.

5) Air kuning berlumpur : Merah yg paling jelas kelihatan.

Seperkara lagi kedudukan cahaya matahari juga mempengaruhi spektrum warna. Sebagai panduan umum perkara berikut hendaklah juga diambil kira ketika memilih umpan tiruan sebelum memancing:-

1) Ketika terbit fajar hingga terbit matahari : warna biru, ungu dan hitam adalah yg terbaik

2) Ketika terbit matahari hingga matahari sudah mulai terasa bahang panasnya : warna merah dan jingga ( oren) adalah yg terbaik.

3) Ketika matahari sudah begitu terang dan jelas cahaya ( waktu tengahari) : coklat ( brown ) dan kelabu ( gray) adalah yg terbaik. Sebaik-baiknya carilah warna yg mengandungi flourescent yang memancarkan cahaya.

4) Pada waktu malam semua warna hanya kelihatan saperti bayangan kelabu dan tidak boleh dilihat ikan.

KELEBIHAN DAN PENTINGNYA MENGETAHUI KALENDAR ISLAM KHUSUSNYA KAKI PANCING

KELEBIHAN DAN PENTINGNYA MENGETAHUI KALENDAR ISLAM KHUSUSNYA KAKI PANCING



12,13,14,15,16hb Hijrah: Bulan Penuh/Mengambang

1.Selat dan sungai 
a)arus deras dan tinggi. 
b)pasang lebih lama dari surut. 
c)batu ladung 30 keatas. 
d)tidak sesuai untuk memancing.
2.Laut pantai timur
a)arus mati yang panjang sebelah malam 
b)surut yang sedang tapi pendek sebelah siang 
c)air biasanya keruh sedikit.
d)sesuai memancing kerana ikan kurang sensitif.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

19,20,21,22,23hb Hijrah: Bulan separuh

1.Selat dan sungai 
a)pasang kurang berarus dan surut yang sederhana
b)tempoh pasang & surut yang sama.
c)sangat sesuai memancing terutamanya
22 dan 23hb hijrah.
2.Laut pantai timur 
a)pasang surut arusnya sama iaitu sederhana 
b)jangkamasa pasangsurut sama.
c)kadangkala air terlalu jernih dan berkaca 
d)ikan sensitif pada penglihatan.


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

26,27,28,29,30hb Hijrah: Bulan gelap

1.Selat dan sungai
a)arus mulai besar dengan arus semakin laju 
b)surut yang panjang diwaktu siang manakala pasang yang pendek. 
c)air keruh terutamanya waktu surut 
d)tidak sesuai memancing.
2.Laut pantai timur
a)arus pasang sederhana yang panjang sebelah siang
b)arus mati tapi pendek sebelah malam
c)air biasanya keruh sedikit.
d)sesuai memancing kerana ikan kurang sensitif.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

5,6,7,8,9hb Hijrah: Bulan Separuh

1.Selat dan sungai
a)surut kurang berarus dan pasang yang sederhana b)tempoh pasang & surut yang sama.
c)sangat sesuai memancing terutamanya 8 dan 9hb.
2.Laut pantai timur
a)pasang surut arusnya sama iaitu sederhana
b)jangkamasa pasangsurut sama.
c)air tidak terlalu jernih dan sesuai untuk memancing.
d)ikan sensitif pada penglihatan.